20 Juli 2024
Warung Surabaya Mandiangin ( Harto Malik/Arah Banua)

Warung Surabaya Mandiangin ( Harto Malik/Arah Banua)

Reporter : Harto Malik
arahbanua.com, BANJARBARU

Sore hari kurang lebih jam 5 wita, langit kota Banjarbaru dan Martapura tampak agak Mendung, Penulis sekeluarga berangkat ke Mandiangin, jarak tempuh kurang lebih 20 menit dari Sei Besar Banjarbaru.
Kami sekeluarga berencana memyambangi warung Seblak Surabaya yg berada di Desa Mandiangin, Desa Mandiangin termasuk dalam Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Sepanjang Perjalanan , ada beberapa tempat wisata yg terlewati , Ada Bumi Perkemahan, Ada outbondnya Rindam, ada juga wisata religi Syarifah Nurmaya. Nanti menyusul ya liputan tentang tempat ini.
Di sisi kanan kiri jalan juga kita temui stockpile batu gunung, terlihat para pekerja yang berusaha keras memecahkan batu gunung secara manual, pemandangan ini menjadikan saya lebih bersyukur dengan keadaan, ternyata masih sangat banyak orang yang berjuang keras untuk memenuhi hidup keluarga.
Tak terasa kami sampai di Warung Seblak dan Angkringan Surabaya, posisi warung sebelah kiri jalan ,sesudah SDN Mandiangin, bila kita arah mandiangin, warung ini asik untuk santai punya view pegunungan dan hawa khas mandiangin, dengan suasana sejuk dan hembusan angin yang agak kencang.

Saya pesan Kopi Rempah ala abang Ayyib , ya kopi ini salah satu andalan minuman di warung ini, selain aroma rempahnya kuat , juga sangat menyehatkan badan, kopi ini di racik sendiri oleh Abi dan uminya abang Ayib, ada juga kopi Jahe, dan minuman lainnya.

Banyak menu disediakan, ada seblak, pentol, ceker pedas, gorengan, cilok dan menu angkringan lainnya, oh ya karena suasana agak dingin saya pesan mie soto banjar plus pentol.
Warung ini buka sore hari sampai malam, bagi anda yg ingin santai atau jenuh dengan suasana kota , warung ini sangat cocok, anda yang ingin wisata ke mandiangin atau pulang dari pegunungan dan wisata di daerah mandiangin singgah untuk ngopi atau menikmati menu angkringan.
Pemilik warung ini abang ayib dan dede arsya sekeluarga, mereka memang mempunyai jiwa wirausaha yang kuat.
Tak terasa akhirnya, setelah beberapa lama kami sekeluarga di sini, kami bersiap untuk pulang, sampai jumpa lagi mandiangin, engkau begitu eksotis.

redaksi