12 Juli 2024

arahbanua.com, Banjarmasin – Angin segar dibukanya pemberangkatan jemaah umrah ke tanah suci yang kembali diterima Pemerintah Indonesia. Menyusul perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin baik.

Kabar ini sangat disambut baik oleh pemerintah daerah, khususnya di Kalimantan Selatan.

Dikonfirmasi Kepala Kementrian Agama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Muhammad Tambrin, M.MPd.

Bahwa pihaknya, masih menunggu instruksi dari pusat terkait kesiapan yang harus dilakukan didaerah jika nantinya benar-benar dibuka.

“Sebenarnya subtansinya sedang direncanakan jadi kita di daerah harus siap,” ucapnya, Selasa (12/10/2021).

Soal vaksinasi, Dirinya mengatakan belum bisa memastikan jenis apa yang akan menjadi acuan sebagai syarat jamaah umroh.

Namun pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian agama sedang memperjuangkan vaksinasi yang sudah diterima masyarakat.

“Saat ini pemerintah sedang memperjuangkan vaksinasi yang telah diterima masyarakat sebanyak dua kali itu, bisa menjadi salah satu syarat apapun jenis vaksinnya, makanya saya himbau yang belum bervaksin segera bervaksin,” katanya.

Kendati demikian hingga kini, belum disebutkan kapan kepastian tanggal dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah Indonesia.

Mengenai detail teknis pelaksanaannya, pihaknya masih menunggu hasil koordinasi antara Kemenlu, Kemenag, dan Kemenkes.

“Hasilnya akan segera kita infokan kemasyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui, jumlah jemaah umrah sebelum adanya Pandemi Covid-19 sebanyak 200 ribu dalam setahun, sementara ibadah haji waiting listnya merupakan nomor satu se- Indonesia yakni 36 tahun.(frm)

redaksi