25 Juli 2024

arahbanua.com, Batulicin – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar meninjau vaksinasi yang digelar di SMA Negeri 1 Angsana Kabupaten Tanbu, Rabu (6/10).

Pemerintah pusat maupun daerah terus mengejar Vaksinasi bagi rakyat Indonesia, kali ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyasar khusus siswa SMA di 13 Kabupaten Kota.

Dengan mengusung tema Vaksinasi Bergerak untuk Banua Sehat itu, pihak Pemprov Kalsel sambangi SMA Negeri 1 Angsana Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanbu, kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang bisa menyempatkan kegiatan vaksinasi di SMA 1 Angsana ini,” Jelas Zairullah.

Zairullah berharap, kepada Siswa SMA Negeri 1 Angsana ini agar ke depannya menjadi orang yang bermanfaat bagi daerah.

“Kita patut bersyukur, kerena harapan kepada anak-anak kita ini agar terjaga kesehatannya dan tercegah dari pandemi Covid-19 ini hingga tidak menghambat proses belajarnya nanti,” terangnya.

Sebagaimana diketahui SMA sekarang sudah dibawah pihak Provinnsi namun bagi Bupati, pihak  Kabupaten harus tetap melakukan pembinaan.

“Mereka adalah anak-anak kita juga dan persoalan itu adalah sisi administratif saja bagaimana pun harus kita dukung,kerena mereka putra-putri Tanbu,” tuturnya

Dalam kesempatan itu Zairullah turut mengabarkan bahwa tak berapa lama Tanbu akan turun level 1 untuk PPKM mengingat saat ini masih berada pada Level 3.

“Mohon do’anya semua, agar Tanbu turun level dari 3 ke 1 hingga segala aktivitas masyarakat maupun proses belajar bisa normal,” pungkasnya.

Dikesempatan itu, Kadis Kesehatan Tanbu  H. Setia Budi berharap, dengan adanya vaksinasi terhadap pelajar ini, maka imunitas maupun kekebalan tubuh siswa SMA ini bisa terjamin dan lebih memudahkan proses belajar tatap muka.

Setelah divaksin saat ini, sebagai harapan pada 14 hari ke depan, maka  pihak Dinkes mengambil langkah agar Tanbu turun level dari 3 kedua atau pertama.

‘Ini adalah target Dinkes beserta jajaran untuk berupaya menurunkan level dengan cara percepatan vaksinasi ini.” ujarnya.

Sementara itu jelasnya, target vaksinasi di Tanbu sudah terealisasi 46 %, semoga bisa mencapai 20 % kerena itu, Vaksinasi adalah salah satu indikatornya.

Kemudian tingkat keterisian BOR diakuinya turun 5 %.sedangkan rilis terbaru menjadi 3 %, hal ini sudah  dianggap kriteria dari pada level.

“Alhamdulillah Rumah Sakit Darurat di Gunung Tinggi sudah tak ada lagi pasien namun sesuai arahan Bupati, Vaksinasi tetap jalan dan Prokes tetap harga mati.” tutupnya.(rel/frm)

redaksi