25 Juli 2024

arahbanua.com

Kuala Lumpur

Delegasi Aqsa Working Group (AWG) menggelar kunjungan silaturahim dan sosialisasi Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2023 ke Malaysia pada Jumat-Rabu, 13-18 Oktober 2023.

Selama kunjungan tersebut, delegasi terdiri dari Ketua Presidium AWG Nur Ikhwan Abadi, Ketua Panitia Pelaksana BSP 2023 Rifa Arifin Berliana bersama Koordinator Acara BSP 2023 Rana Setiawan bertemu dengan pimpinan NGO, tokoh, cendekiawan, dan ulama Malaysia.

Di antaranya pimpinan NGO Asia Middle East Center for Research and Dialogue (AMEC), BDS Malaysia, Friends of Palestine Network (FoP), Global Peace Mission (GPM) Malaysia, Majelis Hukama Muslimin Malaysia, Majelis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM), Muslim Care Malaysia, Palestinian Cultural Organization-Malaysia (PCOM), Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKPIM), dan Yayasan Al-Quds Malaysia.

 

 

“Kami juga bertemu Ahmad Fahmi Mohd Samsudin; CEO Global Peace Mission (GPM) Malaysia, Vice President Muslim Youth Movement of Malaysia (ABIM), Supreme Council (SC) MyAqsa Defenders, juga Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, Ulama Majelis Hukama’ Al-Muslimin Malaysia,” kata Ketua Presidium AWG Nur Ikhwan Abadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/10/2023).

Nur Ikhwan Abadi menyampaikan, sangat penting untuk menjaga momentum dan kesadaran selama Bulan Solidaritas Palestina, melalui kampanye yang terorganisir dengan baik dan dukungan internasional, termasuk Malaysia dan negara-negara pro Palestina lainnya.

“Kegiatan BSP diharap meluas sampai ke negeri Jiran agar dapat membantu meningkatkan pemahaman dan dukungan untuk perdamaian dan keadilan di Palestina dan mewujudkan pembebasan Al-Aqsa dari cengkeraman penjajan Zionis Israel hingga hari ini,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana BSP 2023 Rifa Arifin Berliana menjelaskan, kegiatan Bulan Solidaritas Palestina kali ini mengambil tema sentral “Bergerak Berjamaah Tolak Pemisahan Masjidil Aqsa,” akan digelar selama sebulan penuh dari Selasa, 1 November 2023 – Selasa, 29 November 2023.

“Kami berharap BSP 2023 ini dapat dilaksanakan dengan berbagai program/kegiatan di Jakarta dan beberapa Provinsi di Indonesia, serta beberapa Negara Pro Palestina di dunia, seperti di Malaysia,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan BSP 2023 ini antara lain: Festival Al-Aqsa; Daurah Al-Quds; Sarasehan Tokoh dan NGO Kepalestinaan; Pameran Foto; Talkshow Millenial Peacemaker Forum; Liga Futsal & Cabang Olahraga; Gowes Al-Aqsa; Pengibaran Bendera Palestina dan Indonesia atau negara pro Palestina di Puncak Gunung; Bakti Sosial; Pengibaran Bendera/pemasangan spanduk pembebasan Al-Aqsa di masjid seluruh Indonesia atau negara pro Palestina.

Koordinator Acara BSP 2023 Rana Setiawan menambahkan, kunjungan ke Malaysia ini dalam upaya menghimpun kolaborasi dengan organisasi-organisasi internasional dan kelompok solidaritas Palestina di seluruh dunia untuk mengoordinasikan upaya solidaritas yang lebih besar.

“Selain itu juga mendorong khususnya organisasi-organisasi internasional dan kelompok solidaritas Palestina di Malaysia untuk terus berperan aktif dalam isu-isu Palestina dan pembebasan Al-Aqsa melalui peran serta mereka dalam Bulan Solidaritas Palestina 2023,” tambahnya.

Aqsa Working Group (AWG) adalah lembaga yang dibentuk dalam rangka mewadahi dan mengelola upaya kaum Muslimin untuk pembebasan Masjid Al-Aqsha.

Lembaga AWG dibentuk berdasarkan keputusan yang dihasilkan oleh Sidang Akhir Al-Aqsa International Conference di Jakarta, pada 20 Sya’ban 1429 H atau 21 Agustus 2008 M.

AWG berkomitmen untuk terus ikut berpartisipasi dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa bersama rakyat Indonesia.

AWG berkomitmen untuk terus ikut berpartisipasi dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa bersama rakyat Indonesia.

Bulan Solidaritas Palestina (BSP) merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Aqsa Working Group sebagai lembaga yang mewadahi dan mengelola upaya kaum Muslimin untuk pembebasan Masjidil Al-Aqsa.

Dilaksanakan di bulan November sebagai bentuk untuk memperingati peristiwa penting dalam sejarah perlawanan bangsa Palestina terhadap penjajahan Zionis Israel

 

 

redaksi